Kamis, 27 Juli 2017

Gerimis Rindu

Hari ini saya bangun lebih pagi, mengendarai motor menuju salah satu tempat wisata di Semarang. Ada acara Gerakan Sadar Wisata yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata yang saya ikuti. Langit berwarna putih pucat dan redup ketika saya keluar dari rumah. Saya tidak berpikir hari ini akan hujan, barangkali hanya berawan, pikir saya.

Hari perlahan menuju siang, langit masih berwarna putih, matahari muncul sebentar, kemudian bersembunyi lagi di balik awan. Sama sekali tak ada warna biru di langit hari ini. Gerimis kemudian datang, jarang-jarang. Acara tetap berjalan. Saya mengikutinya sampai selesai. Banyak teman-teman pegiat wisata di sana.

Hari hampir sore ketika saya pulang, kembali ke tempat kerja. Gerimis turun sedikit lebih banyak, saya bergegas meninggalkan tempat itu. Saya tidak memakai mantel hujan. Perlahan jalanan menjadi basah. Angin berembus dengan pelan, terasa sejuk. Mengingatkan saya pada perjalanan menuju pendakian. Kalau saya ingat-ingat lagi saya memang lebih sering mendaki pada hari-hari hujan dari pada saat kemarau, mungkin itu sebabnya.

Mengingat bukan berarti merindukan, tapi ingatan tentang jalanan yang basah karena hujan dan angin yang berembus perlahan kali ini membuat saya merasa rindu. Hai kamu, sampai bertemu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar