Kamis, 27 September 2018

Perasaan itu rumit?

Sesungguhnya saya tidak tahu akan menulis apa, yang saya tahu saya sedang ingin menulis saja. Saat mengetik tulisan ini, saya sedang mendengarkan lagu dari 3 Doors Down yang judulnya Here Without You. Saya tidak dengan sengaja memutar lagu ini. Ini adalah salah satu lagu yang terputar secara otomatis setelah saya dengan sengaja memutar lagu Can’t Let Go yang dinyanyikan Landon Pigg di Youtube. Saya tiba-tiba teringat lagu itu dan ingin mendengarkannya, lumayan cocok dengan suasana hati dan perasaan saya saat ini.

Perasaan manusia itu rumit ya? Apa mungkin hanya menurut saya saja? Entahlah. Dulu saya mengira bahwa dalam hidup, saya hanya butuh kebahagiaan. Setelah melalui banyak hal saya menyadari bahwa bahagia tidak akan ada tanpa kesedihan. Jadi bahagia dan sedih ada dalam satu paket yang bernama perasaan. Bahagia yang terjadi terus-menerus tanpa diselingi kesedihan hanya akan menjadi hal yang biasa dan tidak lagi membahagiakan.

Saya pernah merasa sangat bahagia, juga pernah merasa sangat sedih hingga tidak dapat mengontrol perilaku saya. Saya pernah melompat-lompat, mondar-mandir, terus-terusan tersenyum karena terlalu bahagia. Saya juga pernah mengurung diri, menghindar dari semua orang, menangis seperti orang gila karena terlalu sedih. Rasanya ada energi yang meluap sehingga saya tidak mampu mengendalikan diri sendiri. Barangkali hal semacam itu wajar, barangkali yang saya lakukan itu adalah untuk menjaga kewarasan, semacam mengeluarkan sampah dari dalam diri agar saya bisa kembali menjalani kehidupan dengan nyaman setelahnya.

Perasaan memang harus disalurkan karena memendam perasaan tidak pernah menjadi hal yang menyenangkan. Seiring berjalannya waktu, saya berpikir barangkali yang saya butuhkan adalah kemampuan bersikap tenang. Bahwa ketika saya sedang bahagia, sedih, atau marah, saya mampu menghadapinya dengan tenang. Mengatur bagaimana energi yang saya rasakan dapat disalurkan pada hal lain dan mengendalikan ritmenya sehingga tidak menjadi terlalu meledak-ledak.