Hidup senantiasa bergerak, bahkan saat tubuh kita diam, jantung kita tetap berdetak dan pikiran kita tetap mampu berkelana ke bermacam dunia. Pergerakan dalam kehidupan adalah suatu keniscayaan sehingga kegiatan berpindah adalah sesuatu yang alami terjadi. Kita bergerak maju, berpindah dari satu waktu ke waktu yang lain, dari satu tempat ke tempat yang lain.
Selama hidup, saya tidak pernah menetap di kota selain Semarang. Ketika teman-teman saya pindah dan menetap di luar kota untuk melanjutkan kuliah atau bekerja, saya tetap setia pada kota ini. Pengalaman berpindah tempat yang saya alami kebanyakan adalah semacam perjalanan singkat ke suatu tempat, dan kembali lagi ke tempat yang sama, pulang ke rumah.
Di awal pandemi covid-19, saya akhirnya punya pengalaman pindah rumah. Saya merasakan pulang ke rumah yang berbeda, di lingkungan dan situasi yang berbeda. Karena ini pengalaman pertama pindah rumah, tentu saja saya merasakan perasaan yang sama sekali baru. Meski merasa aneh pada awalnya, saya mencoba berteman dengan perasaan itu. Sekarang kami sudah berteman akrab dan baik-baik saja.
Ketika kantor tempat saya bekerja harus pindah lokasi, saya jadi tidak terlalu kaget. Pindah ke tempat yang baru, dengan suasana baru, bertemu orang-orang baru tentu akan membuat kita mengalami banyak hal baru. Sesuatu yang barangkali sebelumnya tidak pernah tertangkap indera tiba-tiba muncul begitu saja dalam keseharian yang selain menambah pengalaman, juga memperkaya pengetahuan.
Dalam perjalanan kehidupan, akan banyak perhentian demi perhentian, pertemuan, juga perpisahan. Ada banyak kenangan yang akan tetap tinggal di kepala dan kita akan membuat kenangan-kenangan yang lebih seru di tempat yang baru. Seringkali kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi setidaknya kita mampu memelihara harapan-harapan. Semoga ada banyak hal indah setelah kita pindah.