Di era sosial media seperti sekarang ini kita terbiasa
membagikan apa saja yang kita pikirkan dan kita lakukan sehari-hari, tentu saja
hal-hal yang menurut kita pantas untuk dibagi. Salah satunya, Kebiasaan kita
setelah jalan-jalan atau traveling, yaitu mengunggah foto traveling kita di sosial
media. Pertanyaan yang paling sering kita dengar setelah mengunggah
foto traveling kita, terutama jika kita pergi ke tempat-tempat yang membuat kita menghela nafas karena takjub adalah, “Itu di
mana?” dan jika kita menjawab bahwa tempat di foto itu adalah suatu tempat di Indonesia, tentu banyak yang merasa bangga dan ingin mendatangi tempat itu juga, “wah, ternyata di Indonesia
ada tempat seindah itu…”
Bagaimana mungkin Indonesia tidak indah? Tentu saja
Indonesia itu Indah, karena Indonesia adalah negara kepulauan, beberapa pulau
masih alami, banyak pantai-pantai indah dengan air yang jernih, danau, air terjun dan gunung-gunung berapi yang membuat wilayah sekitarnya
subur dan hijau. Dan bukan tak mungkin alam Indonesia lebih indah dari pada
tempat-tempat terkenal di luar negeri.
Tentu sebagai warga negara Indonesia kita akan otomatis
mencintai negeri kita, dengan segala kebaikan dan keburukannya. Bagaimana
tidak? Indonesia adalah rumah kita. Bagaimana mungkin kita tidak mencintai
rumah kita sendiri? Tempat kita lahir dan tumbuh besar, tempat kita ingin kembali
pulang sejauh apapun kita pergi. Tempat yang akan selalu kita rindukan saat
kita jauh di luar negeri. Tak cuma tempat-tempat dan orang-orangnya, tapi juga segala
suasananya, adat istiadat dan budayanya, termasuk makanannya.
![]() |
| Puncak Hargo Dumiling Gunung Lawu |
Memang tak perlu traveling menjelajahi Indonesia sampai ke
pelosok-pelosoknya untuk bisa mempunyai semangat nasionalisme. Tetapi traveling
akan membuat kita lebih mencintai Indonesia. Sadar atau tidak, traveling adalah
salah satu wujud cinta kita kepada Indonesia, dan dengan traveling kita akan
lebih mencintai Indonesia. Ketika kita traveling ke daerah lain, ke kota lain
di Indonesia, kita akan melihat banyak hal tentang Indonesia yang sebelumnya
belum pernah kita tahu. Suasana yang berbeda dengan tempat kita hidup dan
menetap, bahasa yang berbeda, dan tentu saja makanannya. Selain itu banyak sekali hal yang bisa
bermanfaat untuk kita dan orang-orang yang kita temui saat traveling. Misalnya saja ketika kita bisa berbagi rejeki pada orang-orang yang bekerja sebagai sopir bis
yang kita tumpangi, pemilik rumah makan dan penginapan yang kita singgahi dan
banyak lagi. Kita bertemu orang-orang di perjalanan, entah itu sesama traveler
atau penduduk lokal. Kadang kita bertukar cerita, mendapatkan ilmu baru
dan pengetahuan yang sebelumnya tak kita tahu. Bahkan jawaban dari
pertanyaan-pertanyaan kita tentang hidup malah sering kita dapatkan dari orang
asing yang kita temui di jalan.
![]() |
| Gunung Sindoro dan Sumbing dilihat dari Gunung Prau |
Bagaimana mungkin kita tidak mencintai Indonesia? Saya
sendiri sering merasa, tempat-tempat di bumi ini akan terlihat lebih indah jika
terdapat bendera Indonesia berkibar di langitnya. Bukan karena keindahannya saja kita
mencintai, tapi kita mencintai dengan segala kekurangannya juga. Itulah cinta
yang sesungguhnya. Dan tentu dengan semangat nasionalisme kita bisa berusaha
untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi, misalnya dengan menyingkirkan
kebiasaan-kebiasaan buruk seperti membuang sampah sembarangan, mencoret-coret dan
merusak fasilitas umum dan yang paling penting, hal tersebut bisa kita mulai dari
diri kita sendiri.
*Tulisan ini disertakan dalam lomba ‘jalan-jalan nasionalisme’ yang diadakan Travel On Wego Indonesia #wego17an


