Senin, 10 November 2025

Ketimpangan yang Tidak Tiba-Tiba

Seseorang yang kita kenal tidak tiba-tiba melakukan sesuatu yang tidak kita duga, yang kita kira tidak mungkin. Mereka sangat mungkin melakukan apapun itu. Kita tidak kecewa pada perilaku mereka. Kita kecewa dengan kenyataan bahwa dugaan kita salah. Orang yang bertahun-tahun kita kenal bahkan bisa salah menyimpulkan sesuatu tentang kita. Maka aku sering bingung pada orang-orang yang terlalu cepat menyimpulkan sesuatu tentang orang lain. Memang, sering kali ketika kita merasa dekat dengan seseorang, penilaian kita tentangnya menjadi bias. Merasa sangat mengenal orang itu hanya dari beberapa percakapan. Menyimpulkan seseorang hanya dari sedikit yang dilihat dan didengar, ditambah dengan asumsi-asumsi yang muncul di kepala sendiri.

Jika seseorang melakukan sesuatu yang tidak kita lihat sebelumnya dan kita menjadi terkejut, kita dengan seenaknya berkata bahwa mereka telah berubah. Padahal bisa jadi bukan mereka yang berubah, tapi kita yang baru melihat sisi lain mereka. Kenapa baru terlihat? Karena orang-orang tidak bisa langsung menunjukkan semua sisi yang ia saat belum lama saling mengenal. Bahkan jika relasi itu berlangsung selama bertahun-tahun, bukan berarti kita benar-benar 100% mengenalnya meski kamu mengobrol dengannya setiap hari selama sepuluh tahun. Seseorang biasanya baru bisa menunjukkan sisi tertentu karena baru bertemu dengan situasi yang spesifik.

Kadang ketika semua terasa berjalan dengan lancar, ketika kau percaya bahwa kau punya frekuensi yang sama dengannya, suatu hal yang terlalu melanggar prinsipmu terjadi dan memberimu bukti bahwa dalam satu hal yang sangat mendasar, kalian berbeda pandangan. Semua hal yang tadinya seimbang menjadi timpang, bahkan menyebabkan rasa iritasi pada perasaan. Ini bukan perkara salah atau benar, tapi ini jadi mempengaruhi banyak hal yang akan terjadi selanjutnya. Pada akhirnya kau akan mencari cara bagaimana menghapus ketimpangan itu.

*sebuah pikiran yang tiba-tiba muncul setelah sebuah percakapan dengan seseorang yang telah berkawan denganku selama lebih dari 10 tahun. Kami baik-baik saja, dan masih saling bicara.