Selasa, 25 November 2014

Waktu Singkat

Terakhir kita bertemu, aku menyesal waktu berjalan begitu cepat. Sebenarnya aku bisa memperlambatnya. Maksudku, aku bisa saja mencari alasan untuk bersamamu lebih lama. Harusnya aku mengajakmu menemaniku makan saat itu, karena sebelumnya perutku lapar sekali. Lagi pula langit sedang gerimis, pasti suasana akan terasa romantis. Tapi saat kita berjalan berdua di waktu yang singkat itu, aku tak ingat kalau aku sedang sangat lapar. Aku bahkan tak ingat untuk meminta nomor teleponmu. Aku juga tak memperhatikan ekspresi wajahmu. Rasanya aku tak peduli apapun saat itu, karena terlalu menikmati momen itu. Untuk sesaat aku lupa diri. Sampai saat aku menulis ini, waktu singkat itu sudah kuputar ulang berkali-kali.

Semarang, 2014

2 komentar:

  1. Nice Ratz....begitulah adanya dirimu..hahahaha
    Jadi rindu padamu dengan segala ketidakjelasanmu...hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, thank you Cute'... ayo kita gak-jelas bareng... eh, maksudnya ayo temenin aku 'geje'. :))

      Hapus