Selasa, 04 November 2014

Percakapan Malam-Malam

Kenapa malam?
Karena saat itu seharusnya kita tidur
tapi malah sering tak merasakan kantuk.

Kenapa malam?
Karena malam adalah dimensi waktu
yang terasa seperti milik kita sendiri.

Kenapa malam?
Karena itu adalah satu-satunya waktu
dimana aku bisa bebas menjadi diriku,
dan kau bebas menjadi dirimu.

Kenapa malam?
Karena berbicara denganmu
semacam mendengarkan dongeng sebelum tidur,
jika bukan aku sendiri yang menceritakan dongengnya.

Kenapa malam?
Karena nada suaramu
berbeda pada malam hari
dan telingaku sering lapar ingin mendengarnya.

Kenapa malam?
Kau tau? Di kepalaku tinggal beberapa makhluk
dan mereka ribut sekali pada malam hari.
Tapi aku sering mengabaikan mereka
dan memilih berbicara denganmu.

Kenapa malam?
Karena malam bisa menghubungkanku dengan banyak hal.
Jika kau tak ada, entah ke mana,
aku akan tetap melakukan percakapan malam-malam
dengan isi kepalaku atau berjalan-jalan
menyelami isi kepala orang-orang tanpa mereka sadari.

Kenapa malam?
Karena itu adalah waktu
di mana aku bisa menyampaikan hampir semua hal.
Kelak jika suatu malam kita tak berbicara lagi,
lalu turun hujan, ingatlah, dia datang membawa pesanku.
Kau bisa berbicara dengannya tentangku.


Semarang, 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar