Yang lalu semakin pudar
menjelma memoar
Yang baru masih samar
seperti menghindar
seperti menghindar
namun menampakkan binar
Kau dengan wajah segar
memetik senar gitar
dengan suara sangar
tanpa gentar
tanpa gentar
Tak lama aku keluar
dari kamar
dengan hati gemetar
melihatmu berdiri dibawah bulan
yang berpendar
Kemudian sambil berkelakar
katamu kita belum kelar
Seketika perasaanku mekar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar