Pagi tadi aku bicara lagi denganmu yang tinggal di kepalaku. Sudah beberapa tahun kau tinggal di situ, hanya saja dalam satu tahun terakhir aku tidak pernah mengajakmu bicara karena aku merasa kau tidak ingin lagi ada di situ. Kita bicara lagi, pagi tadi. Seperti biasa kau mendengarkan ceritaku dan mengomentari apa yang perlu. Barangkali kau sedang rindu.
Mataku mengarah ke dinding kamarku, tapi tatapannya menembus ruang dan waktu. Entah di titik mana pandangan kita bertemu, menembus pikiran dan hatimu. Bicara denganmu selalu membuatku lupa waktu. Seperti sudah lama waktu berjalan, tapi belum semua kubicarakan. Masih banyak sekali dan rasanya tak akan pernah habis. Ah. Barangkali aku sedang rindu.
Pada suatu waktu pandangan kita akhirnya benar-benar bertemu. Kita saling bicara dan menatap dalam ruang dan waktu yang satu. Waktu berhenti saat itu, dua jam terasa seharian. Kita seperti masuk ke dimensi waktu lain yang berjalan lebih lama, tapi sesungguhnya hanya sekejap saja. Sedikit bicara, banyak peristiwa terbuka, meski tetap saja rasanya kurang lama. Ya. Barangkali kita sedang rindu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar